Phone: 085640679592
Email: cv.bloramustikair@gmail.com
Opening: 08AM - 03PM
  • Jasa Bore Pile
  • April 07, 2022
  • 0 comments

Jasa Sondir Tanah Laweyan Solo

Jasa Survei Sondir , Uji Tanah , SPT ( Uji Penetrasi Standar ) , dan Boring Di   Laweyan Solo 

     

sondir, Soil Test,boring, dan SPT  Di  Laweyan Solo  merupakan salah satu pengujian penetrasi yang bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah pada setiap lapisan serta mengetahui lapisan lapisan tanah keras, parameter yang digunakan berupa perlawanan konus (q), perlawanan geser (fs ), angka banding geser (Rf), dan geseran total tanah ( T), Deskripsi lapisan tanah, Grafik nilai SPT, dan lain sebagainya.  sangat penting untuk melakukan pengujian tanah ini, sehingga dapat dirancang jenis pondasi yang aman dan efektif sesuai dengan tanah dari bangunan yang akan dibangun.  Kami berpengalaman survei dalam skala bangunan rumah tinggal, pabrik, dan gedung.                      

 

Manfaat survei Sondir, Soil Test, SPT (Standar Penetrasi Test) , dan Boring Di  Laweyan Solo

·                     Sondir , Boring, dan SPT biasa digunakan untuk membuat kedalaman lapisan tanah keras.             

·                             Survei Sondir, Boring, dan SPT dapat digunakan untuk menentukan jenis pondasi.             

·                           Survei sondir dapat digunakan untuk menghitung daya dukung tiang tunggal atau tiang pancang, Kapasitas                      Kompresi Tiang yang Diperbolehkan Ketegangan yang Diperbolehkan       dan Kapasitas Tian kekuatannya dalam satuan Ton.                

·                            Laporan Sondir merupakan salah satu syarat pengajuan IMB             

Peralatan yang digunakan

·                                Mesin sondir dengan kapasitas 2.5 ton.  Mesin Bor SPT         

·                         Pipa lengkap dengan batang dengan panjang pipa hingga kedalaman 20m s/d 30m               

·                       Manometer 2 buah dengan masing-masing : 0-60 kg/cm2 dan 0-250 kg/cm2 (tersertifikasi secara nasional KAN).        

·                        Bikini (jaket beugemen priction hilang)               

·                       4 buah jangkar berbentuk spiral, Kunci-kunci pipa, alat pembersih,oli,tang palu, dan minyak hidrolik.          

·                        kotak inti               

·                        Tripod, Perlengkapan Kunci-kunci               

·                         SPT Palu, SPT Sendok, meteran nano.               

·                          dll               

Jika membutuhkan jasa sondir boring, dan SPT   Laweyan Solo

kami siap membantu, terkait dapat langsung menghubungi nomor telepon atau wa di bawah ini      

Memerlukan Jasa Sondir, Soil Test, Boring, dan SPT   Laweyan Solo      085640679592          

 

Dalam segala rencana kegiatan pembangunan, alangkah baiknya selalu dilakukan survei.   Survey sondir, boring, dan SPT selalu dilakukan sebagai landasan dari semua kegiatan yang akan dilakukan.   Saat kegiatan pembangunan gedung 4 lantai contohnya, perlunya dilakukan survei sebagai dasar untuk menentukan lapisan tanah keras, perhitungan daya dukung tiang terhadap beban, apakah desain menggunakan pondasi dangkal atau seperti borepile tiang pancang, survei sondir   Di  Laweyan Solo   dapat membantu menentukan jenis pondasi                                

Setiap saat survei pembangunan sondir pasti dibutuhkan, bahkan untuk kegiatan pembangunan gedung, gudang, jalan raya maupun jalan tol, pabrik, kantor inas.   Survey sondir, boring, dan SPT perlu dilakukan untuk mengetahui lapisan tanah keras dan menentukan jenis pondasi yang akan digunakan pada rencana mbangunan.   Monitoring dengan survey sondir, boring, dan ini perlu juga dilakukan sebagai kontrol dari pekerjaan.   Kota Bogor merupakan wilayah yang masuk di Provinsi Jawa Barat dengan julukan kota hujan.   Kota itu memiliki sejarah yang cukup panjang dan sangat untuk diulas, mulai dari menarik jadi Ibu Kota Kerajaan Pajajaran sampai akhirnya menjadi kota terpenting penyanggah Ibu Kota Negara.

Dikutip dari situs    Dinas Pariwisata Kota Solo,   hingga 1744, dikenal sebagai desa resmi dan tenang sekitar 10 km dari Kartasura, Pusat Kerajaan Mataram pada kala itu.Tetapi, pada masa kepemimpinan Susuhan Mataram Pakubuwono II, Kerajaan Mataram didukung China melakukan perlawanan terhadap Belanda.  Dari perlawanan itu, Kartasura melawan Belanda.  Kondisi ini membuat Pakubuwana II mencari tempat yang lebih menguntungkan untuk membangun kembali kerajaannya.